Jumat, 26 Desember 2014

Ada laprak, antara Ciputat-Cikarang.

Cikarang diguyur hujan, hujan mengguyur Cikarang.

ah, ini cuma pelampiasan dari rasa bosan yang menjelma menjadi rasa lelah. apa bedanya di Ciputat sama di Cikarang? tidur sama-sama malem. Bangun sama-sama siang. Yang dilakuin juga sama-sama ga jauh dari laprak. Tau laprak? ahh kata laprak pasti udah ga asing ditelinga orang-orang sekitar ku.Apalagi anak ipa. Dari yang jomblo, sampe yang  punya pacar setiap malem ditemenin laprak. Pacar aja kalah kayaknya sama laprak. Tiap kali ditanyain 'lagi apa?' pasti jawabannya 'ngelaprak nguehehe' sampe akhirnya dia yang perhatian udah ga mau nanyain "lagi apa?" lagi.  (baca: mamah).

iya, Ciputat sama Cikarang ga ada bedanya . Sama-sama pake Ci. lagipula aku disini dan kau disana, kita memandang langit yang sama. 

Ga kerasa status mahasiswa semester 1 akan berakhir begitu saja. Padahal, awalnya ngebayangin jadi mahasiswa itu keren. Kenyataannya, emang keren sih. Keren yang dimaksud bukan karena kamu pake almamater terus kerudung diangkat supaya logonya keliatan, bukan. Keren yang dimaksud disini juga bukan keren karena kamu bisa foto ditulisan Universitas yang kamu tempati. Tapi, keren yang aku maksud disini adalah kita bisa lebih dewasa dalam memanage waktu.  Aktif bersosialisasi, tapi tidak untuk menjadi sosialita. Aktif mengikuti organisasi dan kegitan yang berbau seminar. 
hm, tapi kenyataannya untuk mengikuti salah satu seminar rasanya sulit sekali karena jadwal kuliah tak bisa dipungkiri. Padet bin Macet. Salut sama teman-teman satu jurusan yang berani mengambil kegiatan ini dan itu, masalah resikonya itu belakangan. Mungkin itu menjadi modal mereka, berani. 

Tapi, aku mah apa atuh. Laprak seabrek juga maunya tiduran mulu. Lagi-lagi laprak. Sebenarnya laprak bukan akar dari permasalahannya. Kalau saja kita bisa memanfaatkan waktu dengan baik, laprak akan cepat terselesaikan. Teorinya sih begitu, tapi ternyata lapraknya mati satu tumbuh seribu wkwkwkwk Tapi, pasti ada hikmah dibalik suatu perkara. IYA,  dampak baik yang ditimbulkan oleh laprak ituuuu:
Pertama, Tulisan menjadi agak  bagus. Kedua  Tulisan menjadi agak bagus, dan yang ke 3 Tulisan menjadi agak bagus. oiya, selain itu laprak juga melatih kita untuk dapat membuat garis al mustaqim yang artinya garis yang lurus. Lagipula laprak tidak akan menyebabkan serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin. Jadi laprak layak untuk dikonsumsi. 

Tapi tetap saja, yah namanya juga lulusan kemarin, males itu gaada matinya. Mungkin motivasi-motivasi kakak-kakak belum keserap dengan baik. Terganggu oleh makanan lain atau bahkan kembali keluar bersama keringat, entahlah. 
Tapi aku punya tekad untuk semester depan. Akan mengikuti organisasi semampunya. Aktif sebisanya. Tanpa paksaan, InsyaAllah.

Sebenernya, ini bukan untuk apa-apa. Yaaa, tidak memaksa untuk dibaca juga. Hanya sekedar menambahkan entri di blog dan menjauhkan diri sejenak dari kertas-kertas hvs yang sedang menganga kelaparan. Lagipula, sudah lama sekali rasanya tidak menulis semerawut seperti ini. Hah! jadi curhat disini, kayak laprak udah kelar aja -_-




Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar