Sabtu, 04 Oktober 2014

tuuut tuuut gujes gujes

Haaaiiiiii

Baru kesampaian buat ngeblog lagi. Setelah hampir 1 bulan ga ada waktu buat sekedar ngintip blog sendiri. Sibuk dengan kegiatan mahasiswa p.ipa yang tiap hari ngutrek sama laprak (?)
Hampir 1 bulan juga ga pulang ke cikarang karena waktu libur 2 hari dipake buat praktikum. Ini udah resikonya, bergadang tiap malem itu udah biasa-,-
Dan hari ini, berhubung praktikum libur karena lebaran idul adha, aku mutusin buat pulang ke Cikarang. Harapan buat pulang sebelum dzuhur pupus.Karena masih aja ada tugas yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Yah mau gimana lagi?
Pulang dari kampus langsung ke kosan buat prepare.

Satu hal yang paling ditunggu-tunggu saat perpulangan ini selain bertemu dengan keluarga adalah merasakan pulang naik kereta. wkwk
Jujur, waktu perpulangan kemarin adalah kali pertama aku naik kereta KRL. Rasanya itu....

Campur aduk. Berkesan ya, kali pertama naik kereta dan ga kebagian duduk sama sekali duhhh :')
Lari-larian ngejar kereta udah berasa kayak shooting drama korea haha
Terus pas aku naik kereta jurusan  Bekasi ada keributan antara penumpang yang mau turun dan penumpang yang mau naik. Mungkin itu udah biasa bagi yang biasa naik kereta. Tapi karena ini pengalaman pertama ku, aku shock ngeliat penumpang ribut yang mayoritasnya adalah ibu-ibu. Kebayang dong gimana ricuh dan berisiknya?
Aku sempet pasrah dan pengen balik lagi ke Ciputat rasanya melihat kejadian itu. Karena waktu itu aku berada paling belakang dan berposisi sebagai penumpang yang akan naik.Aku niatnya akan membiarkan penumpang yang akan turun lewat terlebih dahulu. Tapi ternyata hanya aku yangpunya niatan seperti itu. Karena, saat pintu baru saja dibuka, gerombolan penumpang yang akan naik kereta memaksa untuk masuk kedalam sementara penumpang yang akan turun belum keluar. Astaga, ego orang Indonesia besar sekali T.T
Kayaknya orang macam aku yang gasuka keributan dan mencoba buat mengalah gaakan bisa sampai-sampai tempat yang akan dituju. Mau gamau aku harus ikut-ikutan berebut. Karena, lengah sedikit saja aku sudah tak kebagian tempat. Penuh, sesak.
Dan kalau mau menunggu kereta selanjutnya, sepertinya kondisi dan keadaan penumpang akan sama saja seperti itu.

Aku jadi penasaran dengan kondisi perkereta apian di luar negeri. Khususnya para penumpangnya. Sepertinya hanya Indonesia yang seperti ini :'D